[CERPEN] Lorong
Lorong yang panjang ini tampak tak berujung. Seperti akar dari sebuah pohon yang menjalar dalam tanah. Belokan, percabangan, persimpangan, terus muncul tanpa ada habisnya. Tidak ada sorot lampu, hanya cahaya bulan yang berpendar kemerahan satu-satunya sumber penerangan untuk membantu menerangi jalan. Entah sudah berapa lama aku berjalan menyusuri lorong ini. Entah sudah berapa belokan dan persimpangan pula yang telah kulalui. Namun ujung dari lorong ini masih belum juga terlihat. Sejauh mata memandang, di kiri dan kanan yang tampak hanya dinding-dinding rumah. Sesekali diselingi oleh pagar tanaman. Tidak ada satupun petunjuk jalan. Lorong ini benar-benar seperti labirin. Labirin! Ya, itu dia kata yang sejak tadi aku cari untuk menggambarkan tempat ini. Sebuah jalan yang menyesatkan. Penuh cabang dan lika-liku yang membingungkan. Lagi pula memangnya kemana arah yang mau aku tuju? Lalu, apa pula yang sebenarnya aku cari di tempat ini? Semuanya aku sudah tidak tahu lagi. Tidak ingat. Mu...